Minggu, Februari 22, 2026

Discovery Learning dan Inquiry Learning


kita sering menggunakan model pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif menemukan sendiri pengetahuannya. Dan dua di antaranya adalah Discovery Learning dan Inquiry Learning. Keduanya terlihat mirip karena sama-sama berbasis pada penemuan dan keaktifan siswa, tetapi ada perbedaan mendasar di dalamnya.

Discovery Learning lebih menekankan pada penemuan konsep atau prinsip melalui bimbingan guru, sedangkan Inquiry Learning lebih luas karena mendorong siswa melakukan penyelidikan ilmiah seperti seorang peneliti, mulai dari merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, hingga membuktikan dengan data.


📚 1. Discovery Learning


👉Pengertian: model pembelajaran di mana siswa diarahkan untuk menemukan konsep, prinsip, atau aturan melalui serangkaian kegiatan yang sudah disiapkan guru.


👉Ciri: siswa lebih banyak melakukan eksplorasi dengan bimbingan guru.


👉Tujuan: agar siswa mampu membangun pengetahuan sendiri melalui pengalaman belajar langsung.


📚2. Inquiry Learning


👉Pengertian: model pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kritis dan sistematis untuk mencari dan menemukan jawaban dari suatu masalah.


👉Ciri: siswa berperan seperti peneliti, melakukan observasi, bertanya, merumuskan hipotesis, hingga menguji.


👉Tujuan: mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan analitis dengan melibatkan proses penelitian.


---


🔑 Perbedaan Utama 💕


✅1. Discovery Learning: lebih sempit, fokus pada penemuan konsep/prinsip.


✅2. Inquiry Learning: lebih luas, mencakup proses penelitian ilmiah.


✅3. Discovery Learning: masalah biasanya diberikan guru.


✅4. Inquiry Learning: masalah bisa dirumuskan oleh siswa.


✅5. Discovery Learning: guru masih memberi arahan langkah-langkah.


✅6. Inquiry Learning: siswa lebih mandiri dalam menemukan prosedur.


---


📝 Sintaks Pembelajaran


📍Sintaks Discovery Learning


1. Stimulation (pemberian rangsangan)

2. Problem statement (identifikasi masalah)

3. Data collection (pengumpulan data)

4. Data processing (pengolahan data)

5. Verification (pembuktian)

6. Generalization (menarik kesimpulan)


📍Sintaks Inquiry Learning


1. Orientation (orientasi pada masalah)

2. Problem formulation (merumuskan masalah)

3. Hypothesis formulation (merumuskan hipotesis)

4. Data collection (mengumpulkan data)

5. Testing hypothesis (menguji hipotesis)

6. Conclusion (menarik kesimpulan)


---


👉 Jadi, keduanya sama-sama melatih siswa aktif, tetapi Discovery Learning lebih ke menemukan konsep, sedangkan Inquiry Learning lebih ke penelitian yang utuh.


#keluargaguru #infoguru #guruindonesia

Sabtu, Februari 07, 2026

Media dan Multimedia Pembelajaran untuk SD

Berikut 10 soal essay tentang Media dan Multimedia Pembelajaran untuk SD beserta jawabannya:

  1. Apa itu media pembelajaran?
    Jawaban: Media pembelajaran adalah alat atau bahan yang digunakan untuk membantu proses belajar mengajar, seperti buku, gambar, video, dan lain-lain.
  2. Sebutkan contoh media pembelajaran yang dapat digunakan di SD!
    Jawaban: Gambar, video, audio, boneka, dan permainan edukatif.
  3. Apa itu multimedia pembelajaran?
    Jawaban: Multimedia pembelajaran adalah penggunaan beberapa jenis media, seperti teks, gambar, audio, dan video, untuk membantu proses belajar mengajar.
  4. Apa kelebihan menggunakan multimedia pembelajaran?
    Jawaban: Dapat meningkatkan minat belajar, memudahkan pemahaman, dan membuat proses belajar lebih interaktif.
  5. Sebutkan contoh aplikasi multimedia pembelajaran untuk SD!
    Jawaban: Kahoot, Quizizz, dan aplikasi belajar interaktif lainnya.
  6. Bagaimana cara membuat media pembelajaran yang efektif?
    Jawaban: Dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa, menggunakan bahasa yang sederhana, dan membuat konten yang menarik.
  7. Apa itu media visual?
    Jawaban: Media visual adalah media yang menggunakan gambar atau visual untuk menyampaikan informasi, seperti poster, gambar, dan video.
  8. Sebutkan contoh media audio untuk pembelajaran!
    Jawaban: Rekaman suara, musik, dan podcast.
  9. Apa itu interaktivitas dalam multimedia pembelajaran?
    Jawaban: Interaktivitas adalah kemampuan siswa untuk berinteraksi dengan media, seperti menjawab pertanyaan atau memainkan permainan.
  10. Bagaimana cara mengevaluasi efektivitas media pembelajaran?
    Jawaban: Dengan mengamati respons siswa, menguji pemahaman, dan meminta umpan balik dari siswa.

Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

 Berikut 10 soal essay tentang Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) beserta jawabannya:

  1. Apa itu Rekayasa Perangkat Lunak?
    Jawaban: Rekayasa Perangkat Lunak adalah proses pengembangan, pengoperasian, dan pemeliharaan perangkat lunak dengan menggunakan prinsip-prinsip rekayasa.
  2. Sebutkan tahapan-tahapan dalam siklus hidup pengembangan perangkat lunak!
    Jawaban: Analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
  3. Apa itu model waterfall?
    Jawaban: Model waterfall adalah model pengembangan perangkat lunak yang mengikuti tahapan-tahapan secara linear, yaitu analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
  4. Apa kelebihan dan kekurangan model agile?
    Jawaban: Kelebihan: fleksibel, cepat, dan dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan. Kekurangan: sulit untuk memprediksi waktu dan biaya.
  5. Apa itu pengujian perangkat lunak?
    Jawaban: Pengujian perangkat lunak adalah proses untuk menemukan kesalahan atau cacat pada perangkat lunak.
  6. Sebutkan jenis-jenis pengujian perangkat lunak!
    Jawaban: Pengujian unit, pengujian integrasi, pengujian sistem, dan pengujian penerimaan.
  7. Apa itu desain perangkat lunak?
    Jawaban: Desain perangkat lunak adalah proses untuk membuat struktur dan arsitektur perangkat lunak.
  8. Apa itu UML (Unified Modeling Language)?
    Jawaban: UML adalah bahasa pemodelan yang digunakan untuk menggambarkan struktur dan perilaku perangkat lunak.
  9. Apa itu pemeliharaan perangkat lunak?
    Jawaban: Pemeliharaan perangkat lunak adalah proses untuk memelihara dan memperbaiki perangkat lunak setelah dirilis.
  10. Apa itu kualitas perangkat lunak?
    Jawaban: Kualitas perangkat lunak adalah kemampuan perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memenuhi standar yang ditetapkan.